headerphoto

Sistem STATER kendaraan

Sistem stater merupak sistem kelistrikan pada kendaraan bermotor yang berfungsi untukmenghasilkan putaran awal saat kendaraan mau dihidupkan. Awal kendaraan diciptakan, cara menghidupkan pertama dengan memutar engkol. Ini masih terbatas pada mesin satu silinder dengan cc kecil. namun tidak demikian untuk mesin bersilinder banyak dengan cc yang besar tentunya karena kekuatan manusia tidak mampu untuk itu. dengan demikian ada sistem yang berfungsi memutar. sistem ini memanfaatkan arus baterai tegangan 12 volt atau 24 volt tergantung kapasitas kendaraan. Komponen sistem starter sebagai berikut:
1. Baterai berfungsi sebagai sumber tegangan
2. Kunci Kontak berfungsi untuk memutus dan menghubungkan arus dari baterai ke motor stater
3. Motor stater berfungsi untuk menghasilkan putaran dengan menerapkan prinsip kemagnetan
Komponen motor stater sbb:
1.Kumparan penahan
2.Kumparan Penarik
3.Switch utama
4.Kumparan Medan
5. Sikat
6. Kopling geser
7. Gigi pinion
8. Armatur
9. Tuas pendorong
10 Rumah motor
Prinsip kerja sebagai berikut:
A. Saat kunci kontak on Kontak Utama Off
Arus mengalir dari baterai ke kunci kontak (terminal B) --> keluar terminal ST--->menuju terminal 50 motor stater -->menuju kumparan penahan langsung dapat masa dan kumparan penarik --->kumparan medan --->sikat --->Komutator-->Armatur--->komutator--.sikat-->massa.
B. Kunci kontak on dan Kontak utama di motor stater on
akibat kedua kumparan dialiri arus menyebabkan terjadinya kemagnetan pada kumparan penahan yang langsung menarik kontak utama sehingga terminal 30 dan terminal C berhubungan. sedangkan kumparan penahan juga terjadi kemangnetan menyebankan tuas pendorong tertari di satu ujung dan di ujung yang lain mendorong kopling geser. Dipihak lain, karena kontak utama sudah berhubungan, maka arus besar mengalir langsung dari terminal positif baterai menuju terminal 30 motor stater terus ke terminal C --->kumparan medan -->sikat-komutator-->armatur-->sikat-->masa. Hal ini menyebabkan terjadi puntiran pada armatur sehinga armatur dapat berputar kencang. selanjutnya putaran ini diteruskan ke gigi pinion. Karena gigi pinion berhubungan dengan flyweel, putaran diteruskan ke flywheel. Flywheel memutar poros engkol. akhirnya mesin bisa berputar. Jika mesin sudah berputar, maka kunci kontak dikembalikan ke posisi IG, sehingga motor stater berhenti berputar.

Menganti Kampas Kopling RX King


SEORANG teman tampak bingung dengan ulah sepeda motor miliknya RX King. Sebab, sepeda motornya itu relatif masih baru, dan tentu kondisi mesinnya masih oke. Namun ketika digas, sepeda motornya tak mau jalan. Bahkan, makin digas hingga suara mesin meraung-raung, tetap tak mau lari.
Syukurlah, pamannya yang bekerja di bengkel datang, dan segera menanganinya. Bedasarkan hasil pemeriksaan, itu tanda-tanda kampas kopling sudah aus dan harus diganti dengan yang baru.
Dalam mengganti pelat penerus daya ini, sebenarnya bisa dilakukan sendiri, asalkan mau sedikit belepotan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, jangan sampai kampas kopling baru dalam hitungan minggu habis lagi.
Sebelum membongkar, keluarkan dulu oli mesinnya. Buka baut dengan kunci ring 17 mm. Setelah it

Sistem REM berteknologi baru

Pengguna sepeda motor pasti paham betul mengapa tunggangannya bisa terjungkir saat direm mendadak. Dalam keadaan mendadak, koordinasi antara kaki untuk rem belakang dan tangan untuk rem depan seringkali tidak sinkron. Itu mengapa kasus tabrakan, terpeleset, dan terjungkir adalah kejadian yang umum dijumpai.

Tapi bagi Nazarrudin, Dwi Annang Setyono, dan Agus Nugroho, ketiganya mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), kasus kecelakaan akibat problem pengereman menjadi tidak umum. Menurut mereka, permasalahan yang timbul akibat ketidaksempurnaan mekanisme rem dan cara pengereman dapat dikendalikan. Caranya adalah dengan memanipulasi mekanisme suatu rem yang dapat mensinkronkan kaki dan tangan untuk pengereman sehingga tercipta proporsi kekuatan yang pas.

Dari tangan mereka, lahir sebuah alat yang disebut inteligent Brake System (IBS), sebuah sistem  pengereman terpadu antara roda belakang dan roda depan pada sepeda motor. ''Ini merupakan upaya pemecahan ketidaksempurnaan pengereman pada Sistem rem konvensional,'' ujar Nazarrudin.

TRANSMISI, pengatur tenaga kendaraan; rasio gigi tergantung jenis kendaraan anda

KETIKA mengendarai kendaraan roda empat, pengemudi dituntut untuk paham cara memindahkan gigi transmisi mulai dari satu hingga mundur. Apa itu sistem transmisi dan mengapa memerlukan teknologi tersebut ? Jawaban dari pertanyaan sederhana ini bisa ditelusuri dari mekanisme kerja kendaraan.
Berdasarkan urutan kerja pergerakkan kendaraan bermotor bakar, sistem transmisi dipasang setelah mesin dan kopling. Mesin adalah sumber tenaga kendaraan, namun masalahnya tenaga yang dikeluarkan dapur pacu harus dikendalikan agar bisa dipakai sesuai kebutuhan. Disinilah sistem transmisi berfungsi yaitu sebagai pengatur besar-kecilnya tenaga mesin.
Dalam proses kerjanya transmisi besinergi dengan piranti kopling yang memiliki fungsi sebagai pemutus dan penerus arus tenaga. Dengan bantuan kopling, proses permindahan gigi transmisi bisa mudah dilakukan. Itu sebabnya pada model transmisi manual, sebelum memindahkan gigi transmisi, pengendara kendaraan roda empat harus menginjak pedal kopling terlebih dahulu. Khusus untuk transmisi otomatik,

kerja kopling menggunakan prinsip sentrifugal bukan lagi perintah manual.
Meski begitu, baik pada sistem manual atau otomatik, transmisi hanya memiliki satu tugas utama, yaitu memecah tenaga mesin menjadi dua unsur, torsi dan putaran. transmisi mengatur besar keduanya sesuai kebutuhan. Pada kecepatan rendah, misalnya, mobil lebih membutuhkan torsi daripada putaran atau tenaga. Oleh karena itu, tenaga dari mesin "ditransfer" dalam bentuk torsi yang tinggi tetapi putaran rendah pada posisi gigi perseneling rendah.